Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Gejala Penyakit Herpes Simpleks

Penyakit herpes simplex merupakan birus DNA yang menyebabkan infeksi yang akut terjadi pada kulit dengan gejala terdapatnya vesikel yang berkelompok yang ada diatas kulit yang sembab. HSV-tipe 1 ini biasanya menginfeksi pada daerah mulut dan juga wajah, sedangkan pada HSV tipe II biasanya terjadi didaerah genital dan juga disekitar anus yang bisa menyebabkan bentuk gelembung yang isinya adalah cairan, rasanya nyeri. Biasanya terjadi di mukosa mulut, wajah dan sekitar mata. HSV-2 atau penyakit herpes genital biasanya penularan di tularkan melalui hubungan seksual dan bisa menyebabkan gejala penyakit herpes simplex berupa gelembung yang isinya cairan yang rasanya nyeri pada membrane mukosa alat kelamin.

Gejala Penyakit Herpes Simpleks
Gejala Penyakit Herpes Simpleks

Gejala penyakit herpes simpleks adalah muncul iritasi, kesadaran yang mengalami penurunan dan disertai dengan pusing, warna kuning pada kulit atauu jaundice dan sulitnya bernapas atauu kejang. Biasanya lesi ini akan hilang dalam waktu kurang lebih 2 minggu. Pada gejala pertama biasanya infeksi HSV merupakan infeksi yang paling berat dengan dimulai setelah masa inkubasi kurang lebih 4-6 hari.

Gejala penyakit herpes simpleks yang ditimbulkan adalah nyeri, inflamasi atau peradangan dan juga warna kemerahan pada kulit atau eritema dan bisa diikuti dengan terjadinya pembentukan dari gelembung-gelembung yang isinya berupa cairan. Cairan bening ini selanjutnya bisa berkembang menjadi nanah, dan kemudian diikuti dengan adanya suatu pembentukan keropeng atau kerak.

Biasanya gejala penyakit herpes simpleks ini penularannya melalui kontak dari mereka yang peka akan virus yang dikeluarkan oleh seseorang. Untuk menimbulkan suatu infeksi, virus haruslah bisa menembus pada permukaan mukosa atau pada kulit yang mengalami luka (kulit yang tidak terluka biasanya akan bersifat resisten). HSV 1 ini biasanya ditransmisikan dengan sekresi oral, kemudian virus menyebar melalui droplet pernapasan atau dengan melalui kontak langsung dengan air liur si penderita.  Biasanya hal ini terjadi saat berciuman, atau sedang makan dan minum dari perkakas yang sudah terkontaminasi. HSV 1 ini bisa menyebabkan penyakit herpes genitalis dengan melalui transmisi selama seks oral genital.

Untuk penyakit herpes kulit genitalis mempunyai resiko menyebabkan kematian pada bayi yang mengalami serangan infeksi dari si ibu. Jika seorang wanita mengalami dan mengidap penyakit herpes kelamin ini dan aktif disaat sedang proses persalinan, maka dianjurkan untuk proses persalinannya melakukan bedah caesar. Karena mereka yang menderita penyakit herpes simpleks aktif harus berhati-hati dalam melakukan hubungan seksual dengan maksud dan tujuan untuk menghindari terjadinya penyakit infeksi HIV.

Karena orang yang mengalami HIV dan herpes simpleks dalam waktu yang berssamaan akan terjangkit penyakit herpes aktif. Dan pada saat itulah, viral looad HIV-nya biasasanya akan lebih tinggi, dan hal ini yang bisa meningkatkan suatu potensi untuk terjadinya penularan Virus HIV pada orang lain.

Pencegahan pada penyakit herpes simpleks ini agak sulit untuk diicegah. Hal ini disebabkan karena penderita yang mengalami penyakit herpes kulit tidak sadar bahwa dirinya terinfeksi dan bisa berpotensi untuk menularkannya kepada orang lain. Orang yang sudah tahu bahwa dirinya mengidap penyakit herpes pun mungkin mereka juga tidak tahu bahwa mereka bisa mebularkan infeksi dan walaupiun mereka tidak mempunyai dan menunjukkan gejala herpes yang terbuka. Angka dari penularan penyakit herpes kulit ini bisa dikurangi dengan cara pencegahan penggunaan kondom. Namun, kondom tidak bisa begitu saja mencegah terjadi semua penularan. Infeksi yang terjadi bisa menulari dan juga bisa ditulari dari daerah alat kelamin yang agak luas, dan lebih luas dibandingkan yang ditutup oleh penggunaan celana dalam dan juga di daerah mulut.

Untuk membantu mengurangi resiko dari terjadinya penularan penyakit herpes simpleks ini dilakukan dengan cara minum obay asiklovir. Obat ini merupakan salah satu jenis obat yang bisa membantu menurunkan resiko dari terjadinya serangan virus penyakit herpes. Karena penularan herpes dengan sangat mudah menyebar melalui hubungan seksual dan juga melalui hubungan langsung yang lain di daerah yang terserang infeksi herpes. Dan penularan herpes simpleks ini sangat memungkinkan terjadi walaupun pada jenis luka terbuka yang tidak terlihat sekalipun. Hingga saat ini belum ada obat yang pasti yang bisa membantu megobati penyakit herpes dengan tuntas. Dan jika seseorang mengalami infeksi, maka pengidap herpes jujga akan tetap terinfeksi secara terus menerus. Orang yang mengalami penyakit herpes bisa sekali-kali mengalami suatu kambuhan dengan gejala kulit melepuh yang sangat sakit. Jika setiap kambuhan sembuh dan selesai, maka infeksi sementara sifatnya menjadi laten atau menjadi tidak aktif.

Hal yang harus dilakukan adalah dengan menjaga sistem imun tubuh dan meningkatkannya. Karena jika sistem daya tahan tubuh Anda kuat serangan kambuhan dari penyakit herpes simpleks juga tidak akan datang.

Gejala Penyakit Herpes Simpleks

Cara Pemesanan

Propolis Melia Nature

Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Herpes dan Penyakit Lainnya

1 Botol Propolis Melia Nature Harga Rp. 115.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0878-8896-9797, tuliskan: Pesan Propolis Melia Nature, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( Untuk Menentukan Ongkos Kirim )