Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Herpes Simpleks Tipe 1

Herpes simpleks tipe 1 yang disebabkan oleh infeksi virus mungkin merupakan infeksi yang umum, selain masuk angin dan ifluensa. Antibodi untuk virus herpes simpleks (HSV-1) terdapat hampir luas pada populasi orang dewasa. Virus herpes simpleks (HSV-1) mempunyai manifestasi primer di rongga mulut.

Herpetic whitlow atau lesi herpetik pada jari, kurang umum meskipun khusus untuk personil gigi cukup besar. Seorang dental hygienis (dokter gigi) yang tidak memakai sarung tangan terbukti telah menyebarkan 20 kasus herpes pada pasien yang berasal dari lesi herpetik pada jarinya.

Herpes Simpleks Tipe 1
Herpes Simpleks Tipe 1

Infeksi virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1) terjadi pada setiap kelompok usia kendati paling sering ditemukan pada anak-anak dan dewasa muda, sekitar 10% kasus memiliki riwayat herpes labialis. Gejala yang lazim pada herpes kulit simpleks tipe 1 ditemukan berupa perubahan afek, emosi, memori, dan perilaku. Ensefalitis hemoragik nekrotikans dapat terjadi dan paling berat di sepanjang daerah inferior serta medial lobus temporalis dan girus orbitofrontalis. Badan inklusi virus Cowdry yang terdapat di dalam nukleus sel dapat ditemukan pada neuron maupun sel glia.

Herpes simpleks tipe 1 biasanya terjadi pada usia dini, misalnya anak-anak yang dicium orang dewasa yang timbul kemudian sangat ringan sehingga tidak begitu diperhatikan. Kadang-kadang bisa timbul suatu gingivostomatisis herpetik primer yang hebat, dengan erosi yang terasa nyeri pada mukosa pipi dan bibir.

Virus herpes simpleks tipe 1, virusnya menyerang bagian atas badan, dada, wajah, mata, kepala, tapi dapat juga menyerang kelamin. ditularkan melalui udara dan setuhan bukan dari hubungan seksual.

Virus herpes simpleks 1 merupakan penyyebab ensefalits sporadis berat yang penting pada anak dan dewasa. Infeksi herpes kulit tipe 1 mungkin menyertai infeksi primer atau berulang. Keterlibatan otak biasanya setempat, menjelek jadi koma dan terjadi kematian pada 70% kasus tanpa terapi antivirus.

Pada penyakit herpes simpleks tipe 1 biasanya menyebabkan suatu gejala seperti rasa sakit, pedih, namun tidak menimbulkan rasa panas. Dan untuk sebagian besar penderita biasanya akan mendapatkan infeksi virus tipe 1 pada masa balita dan juga masa anak-anak mereka. Mereka mengalami penularan disaat mendapatkan kontak yang sangat erat dengan anggota keluarga mereka atau melalui teman-temannya yang mengidap penyakit jenis ini. Selain itu, penularan pada penyakit herpes simpleks tipe 1 ini bisa ditularkan melalui ciuman, atau juga melalui alat makan lainnya dan bisa melalui handuk. Dan rasa sakit atau pedih yang muncul pada bibir dan sekitar mulut, hidung dan juga pipi, akan terjadi beberapa saat setelah terjadi kontak dengan si penderita. Gejala yang muncul dari penyakit ini bisa bermacam-macam bisa terjadi dengan sifat yang ringan namun bisa juga terjadi membawa penderitanya harus mendapatkan perawatan intensif dengan keluhan sakit yang sangat pedih.

Penyakit herpes kulit tipe 1 ini biasa disebut juga dengan demam gelembung atau demam lepuh atau lesi dingin. Infeksi yang terjadi pada herpes kulit simpleks jenis iniadalah gelembung yang halus dan juga bening yang didalamnya berisi cairan dan biasanya sering muncul di area wajah. Dan bisa juga terjadi walaupun jarang pada organ vital. Pada jenis tipe  ini maka akan menimbulkan suatu luka pada daerah kulit. Dan petugas kesehatan kadang-kadang juga bisa menderuta lesi yang pedih yang menyerupai seperti herpes setelah HSV ini masuk melalui lesi akibat dari goresan pada kulit dan juga jari-jarinya.

Untuk jenis infeksi pada herpes kulit simpleks 1 ini ada dua macam, yakni primer dan rekuren. Dan walaupun hampir pada setiap orang yang mengalami infeksi virus, namun hanya sekitar 10% saja yang kasusnya berkembang lebih lanjut dalam bentuk gejala seperti gelembung putih atau lepuh serta lesi yang rasanya pedih disaat terjadinya infeksi. Rasa sakit atau juga pedih dari infeksi primer kemudian berakhir setelah 7-10 hari, dan kemudian muncul setelah 2-20 hari setelah terjadinya kontak mata dengan penderita herpes.

Jumlah lepuhan atau gelembung yang muncul, yang terdiri dari satu gelombang lepuh saja dan sampai lepuh yang berkelompok sekalipun. Dan sebelum gelembung lepuh ini terjadi, pada kulit biasanya akan terasa gatal dan bisa menjadi lebih sensitif. Ggelembung yang sudah terbentuk tadi kemudian akan pecah karena bersentuhan atau bersenggolan halus dan bisa pecah dengan sendirinya. Cairan yang keluar biasanya akan meleleh dan kemudian berkerak membentuk suatu keropeng. Biasanya keropeng ini akan lepas dengan sendirinya dan kemudian akan meninggalkan suatu bekas kemerahan pada kulit.

Lesi yang muncul pada infeksi primer yang terbilang sembuh sempurna dan sangat jarang terjadi menimbulkan bekas parut. Namun, pada virus penyebab infeksi akan tetap ada di dalam tubuh si penderitanya. Biasanya virus yang ada di dalam sel saragf dalam keadaan istirahat atau tidak aktif.

Herpes Simpleks Tipe 1

Cara Pemesanan

Propolis Melia Nature

Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Herpes dan Penyakit Lainnya

1 Botol Propolis Melia Nature Harga Rp. 115.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0878-8896-9797, tuliskan: Pesan Propolis Melia Nature, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( Untuk Menentukan Ongkos Kirim )