Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Herpes Simpleks Tipe 2

Infeksi virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2) menyebabkan ensefalitis yang berat dan menyeluruh pada hampir 50% neonatus yang dilahirkan per vaginan oleh ibu dengan infeksi primer HSV-2.

Herpes simpleks tipe 2 biasanya menyebabkan infeksi genital atau anus, sedangkan herpes simpleks 1 biasanya merupakan penyebab cold sores di wajah. Namun, kedua virus dapat menginfeksi setiap tempat di tubuh. Infeksi herpes siimpleks tipe 2 dianggap sebagai penyakit menular seksual.

Infeksi herpes simpleks 2 juga dapat menghampiri pada ibu yang dalam masa kehamilan yang dapat menyebabkan kerusakan susunan saraf pusat janin sehingga terjadi kebutaan dan retardasi mental. Risiko pada janin cukup tinggi bila wanita hamil terpajan virus pada masa-masa awal kehamilannya.

Herpes simpleks tipe 2 virus umumnya menyerang daerah kelamin dan ditularkan melalui hubungan intim, ini yang disebut herpes kelamin. Herpes kelamin gejalanya lebih sering terlihat seperti lubang sariawan, bengkak, sangat nyeri sehingga sulit berjalan dan buang air kecil. Bisa juga mengenai mulut, atau anus kaerna hubungan pada daerah ini.

 Herpes Simpleks Tipe 2
Herpes Simpleks Tipe 2

Herpes simpleks tipe 2 atau yang dikenal dengan herpes kelamin ini salah satu gejalanya adalah keputihan. Tapi bukan keputihan yang menyebabkan herpes. Herpes simpleks tipe 2 ini selalu berkaitan dengan hubungan seksual dnegan penyebab virus herpes simpleks tipe 2.

Gejala klinisnya adalah gejala umum dalam bentuk badan panas, nafsu makan berkurang. Masa manifestasinya (inkubasinya) sekitar 3 minggu. Gejala lokal pada genatalia teadpat pembentulan vesikel berkelompok di atas kulit, kulit tampak basah dan lebih merah, terdapat ulkus yang dangkal, kulit keriput (krusta), rasa nyeri yang hebat, sehingga kesukaran berjalan.

Pada pria gejala klinisnya lebih ringan, karena sering mendapat pengobatan preventif sendiri, dibandingkan pada wanita. Pengobatan lokal dengan salep yang mengandung idoksuridin sedangkan pengobatan sistemik mempergunakan preparat asiklovir yang cukup memberi harapan kesembuhan.

Di negara Amerika serikat, untuk kasus herpes simpleks tipe 2 yang lebih umum terserang penyakit untuk jenis ini adalah wanita. Jumlahnya adalah kurang lebih satu  dari empat wanita dan satu dari lima laki-laki terinfeksi herpes kulit simpleks tipe 2. HSV genitalis mempunyai potensi menyebabkakn terjadinya kematian jika tidak segera ditangani dengan baik. Dan selain itu, untuk ibu yang mengalami infeksi herpes simpleks tipe 2 yang sifatnya aktif, sebaiknya jika mereka sedang melakukan proses persalinan melalui bedah caesar saja, karena jika melakukan proses normal maka akan memungkinkan bayi untuk terinfeksi herpes atau bahkan juga menimbulkan potensi kematian.

Penyakit herpes kulit simpleks bisa terjadi dengan kambuhan dan bahkan oada orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang sehat sekalipun. Jangkitan atau kambuhan dari herpes kulit simpleks ini waktunya lama mungkin berarti disebabkak karena sistem kekebalan tubuh yang sudah lemah juga Ini merupakan Odha, terutama untuk mereka yang sudah memasuki usia paruh baya atau sekitar 50 tahun. Dan untungnya adalah jarang adanya jangkitan lama yang tidak menjadi pulih kecuali jika pada Odha dengan jumlah CD4 yang bisa sangat rendah. Jangkitan yang terjadi dengan lama ini juga sangat jarang terjadi karena sudah tersedian terapi antiretroviral (ART).

Gejala yang muncul pada penyakit herpes kulit simpleks tipe 2 adalah sakit dan pedih yang terasa dibagian kelamin dan sekitarnya. Kebanyakan dari penderita herpes simpleks tipe 2 ini biasanya akan mendapatkan infeksi melalui kontak seksual dengan penderita yang mengalami ingeksi. Dan penyakit ini bisa menyerang siapa saja, dan dimana saja. Gejala yang muncul dari penyakit herpes simpleks tipe 2 ini adalah lesi yang pedih pada bagian anus, penis, vagina, atau juga leher rahim atau serviks yang terjadi 2-20 hari setelah terjadi penularan. Hubungan seks merupakan salah satu penyebab utama dari proses penularan. Sedangkan jangkitan kambuhan yang terjadi akan menimbulkan gejala seperti lesi yang muncul menjadi perih, demam, nyeri pada otot dan rasa panas atau terbakar disaat sedang buang air kecil. Penyakit herpes simpleks tipe 2 ini juga bisa terjadi pada daerah kelamin yang lainnya namun tidak lebih tinggi dari sebatas pinggang.

Gejala awal pada penyakit herpes kulit simpleks tipe 2 ini biasanya akan terjadi sangat ringan sehingga penderita tidak menyangka dan mengetahui bahwa dirinya sudah terinfeksi HSV tipe 2. Dan dalam waktu beberapa tahun kemuidian, setelah terjadinya serangan rekuren, maka penderita akan keliru utuk mengatakan bahwa kejadian ini disebut sebagai serangan yang pertama dan biasanya akan terjadi suatu kesalahan dalam memperkirakan sumber dari infeksinya.

Setelah jangkitan yang terjadi pertama kali, maka virus kemudian akan bergerakn menuju ke sel saraf untuk kemudian menetap disana sampai kondisi memungkinkan untuk terjadinya jangkitan selanjutnya, misalnya adalah disaat menstruasi, demam, kintak fisik, stres, dan hal lainnya.

 Herpes Simpleks Tipe 2

Cara Pemesanan

Propolis Melia Nature

Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Herpes dan Penyakit Lainnya

1 Botol Propolis Melia Nature Harga Rp. 115.000 dengan Isi 6 ml/botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0878-8896-9797, tuliskan: Pesan Propolis Melia Nature, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( Untuk Menentukan Ongkos Kirim )