Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Penyakit Telinga Berdengung Tinnitus

Pernahkah Anda mengalami telinga Anda berdengung? Penyakit yang menyerang telinga dengan gejala telinga berdengung ini disebut dengan tinnitus. Penyakit telinga berdengung tinnitus ini ditandai dengan kondisi dimana telinga dengar bunyi bermacam-macam, misalnya seperti suara ombak laut, suara desing yang denging, dan suara daun yang bergemerisik. Hal ini bisa saja disebabkan karena flu atau pilek yang bisa menyumbat saluran dari telinga ke mulut. Infeksi yang terjadi pada alat-alat yang ada di dalam telinga, misalnya adalah radang selaput gendang dan juga radang telinga tengah. Radang yang terjadi selaput otak, penyakit jantung, dan juga pembuluh darah.

Penyakit Telinga Berdengung Tinnitus
Penyakit Telinga Berdengung Tinnitus

Cara menanggulangi penyakit telinga berdengung tinnitus bisa dilakukan dengan pijat dan juga akupuntur telinga. Biasanya mereka yang mengalami masalah telinga berdengung. Mereka hanya mendengar dengungan disaat mereka sendirian, karena sebenarnya dengungan tersebut tertelan oleh keramaian yang terjadi pada sekitar Anda yang berada dengan orang-orang lain.

Penyebab lain dari penyakit telinga berdengung tinnitus adalah karena mendengar suara keras sepanjang hari atau malah setiap hari, luka yang terjadi akibat kecelakaan, kelainan yang terjadi di leher, infeksi yang terjadi di telinga, tuli atau tidak mendengar, dan Meniere’s disease yang bisa menyebabkan penyakit vertigo, mual dan akan kehilangan pendengarannya.

Tidak ada obat untuk penyakit telinga berdengung tinnitus, namun cobalah untuk mengonsumsi ginkgo biloba, karena tanaman herbal ini bisa membantu untuk mengurangi gejalanya. Dan selain itu, ginkgo biloba mempunyai fungsi untuk relaksasi dan juga sebagai hipnoterapi yang bisa meredakan semua gejala. Dosis hariannya antara 120 sampai 240 mg. Zat yang terkandung di dalam ginkgo biloba ini bisa menjadi pemungut radikal bebas yang merupakan suatu pencegahan uatama dari berbagai penyakit, namun menimbulkan suatu efek yang bisa memberikan efek positif pada penurunan fungsi kognitif maupun juga kronis.

Ada dua jenis dari penyakit telinga berdengung atau tinnitus :

  1. Tinnitus subyektif
    Tinnitus subyektif merupakan suatu jenis penyakit telinga berdengung yang paling sering terjadi. Untuk jenis penyakit telinga berdengung tinnitus subyektif, maka suara yang berdengung biasanya hanya bisa didengar oleh penderita saja. Dan penyebab dari munculnya telinga berdengung subyektif ini adalah masalah yang terjadi pada telinga, baik pada bagian luar, bagian tengah atau juga bagian dalam. Dan selain itu juga, tinnitus subyektif bisa juga diakibatkan karena masalah yang terjadi di dalam saraf pendengaran atau juga pada bagian otak yang menerima sinyal dari berbagai suara yang terdengar.
  2. Tinnitus objektif
    Telinga berdengung yang sifatnya objektif ini biasanya pada pemeriksaan dokter akan memeriksakan jika memang ada suara yang didengar oleh pasien. Penyebab dari penyakit tinnitus objektif ini adalah yakni masalah yang terjadi pada pembuluh darah, serta kondisi tulang telinga dibagian dalam atau terjadinya suatu kontraksi otot. Tinnitus objektif ini juga merupakan suatu hal yang jarang terjadi.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah telinga berdengung tinnitus yakni salah satunya adalah dengan mengurangi makanan yang mengandung asupan garam seperti natrium, melakukan terapi musik atau terapi suara, dan menambah asupan makanan yang bisa membantu mengurangi gejala dari telinga berdengung ini. Selain itu, untuk mencegah serta mengatasi telinga berdengung atau tinnitus bisa dilakukan dengan cara menghindari penyebab stres, belajar untuk tidak terlalu fokus pada bunyi atau suara yang muncul, dan menjauhi sumber suara yang sangat keras, dentuman yang terjadi dan juga suara bising, mengontrol tekanan darah tinggi, menghindari jenis obat apa yang bisa menyebabkan munculnya tinnitus ini, melakukan olahraga dengan rutin dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi telinga berdengung adalah dengan melakukan terapi suara. Terapi bicara atau terapi wicara yang dikombinasikan dengan bunyi dari ombak laut yang menenangkan maka bisa membantu untuk mengurangi gejala dari telinga berdengung atau masalah tinnitus. Jika paduan dari teknik ini bisa digunakan dalam waktu yang bersamaan dengan menggunakan standar pengobatan yang ada selama ini maka bisa memberikan manfaat baik untuk membantu mengurangi gejala dari penyakit telinga berdengung tinnitus.

Karena terapi suara laut dan juga ombak yang dianggap sangat optimal dan efektif untuk membantu mengatasi telinga berdengung, karena mempunyai jumlah frekuensi yang sama sehingga akan menutup suara berdengung yang terjadi pada telinga.

Selain dengan melakukan terapi wicara atau terapi musik diatas, maka hal yang bisa dilakukan adalah dengan mulai mengurangi kebiasaan merokok dan juga mengurangi garam serta kandungan kafein. Jangan memusatkan pikiran Anda pada suara-suara yang terus terdengar di telinga. Sebaiknya mengutamakan keadaan tubuh untuk tetap dalam keadaan sehat. Dan jika bunyi masih tetap mengganggu, maka hindarilah suasana yang terlalu sepi.

Penyakit Telinga Berdengung Tinnitus

Cara Pemesanan Obat sakit Telinga Alami
Mengatasi Berbagai Gangguan Sakit Telinga dan Membantu Menormalkan Pendengaran

Obat Telinga Berdengung

Obat Sakit Telinga THM 3 botol @ 12ml = Harga Rp.115.000/3 botol

Cara Pemesanan Obat Sakit Telinga: SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Tetes Telinga THM, Jumlah Botol (Minimal order 3 botol), Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (Untuk Menentukan Ongkos Kirim)