Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Perkembangan Tinggi Anak

Setelah lahir, bayi mengalami proses perkembangan tinggi anak dengan laju yang cukup tinggi. Selain itu perkembangan bukan hanya dari tinggi badan anak namun juga berat badan anak. Peningkatan berat badan bayi pada umur 4-6 tahun bulan mencapai dua kalinya dan mendekati tiga kali pada umur 1 tahun. Bayi saat lahir memiliki berat rata-rata 3,5 kg. Usia 4-6 bulan menjadi 7 kg dan pada usia 1 tahun menjadi 10, 5 kg. Peningkatan panjang atau tinggi badan sebesar 50% terjadi [ada tahun awal kehidupannya menjadi dua kali lipat tingginya pada usia 4 tahun dan menjadi 3 kali lipat pada usia 13 tahun. Sementara itu perkembangan kepala terjadi sangat cepat khususnya pada tahun pertama awal kehidupannya karena otak berkembang dengan cepat. Perkembangannya kepandaian bayi terutama tergantung pada berfungsinya otak dan system saraf serta rangsangan dari luar yang diterima. Pertumbuhannya sedemikian cepat sehingga butuh nutrisi yang cukup.

Perkembangan tinggi anak :

  1. > 85% panjang atau tinggi termasuk gizi baik
  2. 71%-85% panjang ata tinggi termasuk gizi kurang
  3. <70% panjang atau tinggi termasuk gizi buruk.

Dalam perkembangan tinggi anak, salah satu yang diperlukan anak untuk dikonsumsi adalah air. Dua pertiga berat tubuh manusia terbentuk oleh air sangat vital bagi kesehatan tubuh manusia. Kekurangan air berakibat lebih parah dibandingkan kekurangan bahan makanan. Air berfungsi untuk melarutkan zat-zat makanan dan tempat reaksi zat-zat kimia. Ai dikonsumsi dalam bentuk minuman dan juga makanan yang mengandung air seperti buah-buahan dan sayuran. Makanan yang dikonsumsi sehari-hari berbeda-beda dalam hal jumlah dan macamnya. Namun demikian yang terpenting adalah makanan tersebut harus memnuhi keperluan sebagia sumber energy pembangun, pelindung dan pengatur kerja organ tubuh. Dalam suatu makanan terkandung sejumlah kalor atau energy yang diperlukan tubuh dipengaruhi faktor usia, genetika, keadaan hamil, dan menyusui. Nilai gizi makanan juga dipengaruhi oleh cara pengolahan makanan, penanganan, penyimpanan, dan distribusi bahan makanan tersebut. Artinya satu jenis makanan yang sama dapat berbeda nilai gizinya karena pengolahan, penyimpanan, dan distrubusi yang berbeda.

Pertumbuhan dan perkembangan tinggi badan anak merupakan proses, bukannya berkulaitas statis. Bayi dengan berat badan menurut umur presentil ke-5 dapat tumbuh secara normal, mungkin gagal untuk tumbuh, atau mungkin sembuh dari kegagalan pertumbuhan, tergantung pada lintasan kurva pertumbuhan tinggi badan anak. Secara khas, bayi dan anak tetap berada pada satu atau dua saluran pertumbuhan. Kanalisasi ini menjadi bukti pada pengendalian bahwa gena berguna untuk ukuran badan.