Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Radang Paru Paru

Paru-paru adalah organ yang terdapat di dalam tubuh yang mengandungi alveoli atau gelembung-gelembung udara. Gelembung-gelembung udara tersebut bertanggung jawab untuk penukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Radang paru-paru adalah keadaan yang dimana alveoli tersebut dipenuhi oleh sel-sel radang atau inflamasi.

Radang Paru Paru

Pneumonia merupakan radang atau inflamasi. Pneumonia pada umumnya disebabkan oleh jangkitan dari kuman dan bakteri akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga dapat disebabkan oleh parasit atau kulat. Tanda-tanda pneumonia yang paling umum adalah penderita akan mengalami batuk, sakit dada, demam dan juga mengalami susah bernafas.

Gejala Radang Paru-Paru yang Harus Diwaspadai

Untuk melakukan pencegahan sejak dini, anda perlu tahu apa saja gejala dan ciri-ciri penyakit radang paru-paru. Sehingga anda segera dapat melakukan pencegahan lebih awal sebelum terjadi hal-hal yang lebih parah lagi.

Batuk Produktif, mengalami demam yang disertai dengan rasa menggigil bergetar, mengalami sulit bernafas, nyeri dada yang tajam atau menghujam pada saat menarik nafas dalam-dalam, dan juga peningkatan laju respirasi serta mengalami nafas yang sesak, disertai dengan tubuh yang lelah dan capek.

Penularan penyakit radang paru-paru ini dengan melalui batuk, bersin, udara, lingkungan dan juga pernafasan.

Penyakit Radang Paru-Paru

Tanda-tanda dan gejala-gejala khusus yang terjadi pada anak-anak atau balita yaitu dengan demam, batuk dan napas yang cepat atau sulit. Demam tidak sangat spesifik, kerena gejala ini merupakan gejala yang umum timbul pada berbagai jenis penyakit lainnya. Selain itu, gejala penyakit radang paru-paru dengan gejala batuk merupakan yang sering tidak muncul pada anak-anak yang berusia kurang dari 2 bulan.

Tanda-tanda radang paru-paru yang lebih parah lagi meliputi kulit berubah menjadi biru, rasa haus berkurang, konvulsi, muntah-muntah yang menetap, suhu ekstrem atau penurunan tingkat kesadaran.

Kasus radang paru-paru atau pneumonia bakterial dan viral biasanya mengalami nyeri perut, diare atau kebingungan, pembengkakan pada nodus limfa di leher, rasa nyeri sendi atau infeksi telinga bagian tengah.

Karena gajala-gejala penyakit radang paru-paru di atas hampir mirip dengan kondisi penyakit serius lainnya, maka sebaiknya anda memeriksakan diri dengan cara rontgen atau dengan prosedur lainnya yang kemungkinan dapat membantu untuk memeriksakan paru-paru, apakah ada gengguan fungsi, infeksi virus atau infeksi bakteri lainnya.

Pencegahan Radang Paru-paru atau Pneumonia

Ada bebebrapa cara yang dapat digunakan sebagai pencegahan radang paru-paru, perawatan yang diberikan kepada penyakit-penyakit lain seperti penyakit Acquires Immunodeficiency Syndrome atau penyakit AIDS boleh dilakukan untuk mengurangi resiko terhadap seseorang diserang radang paru-paru atau pneumonia. Pencegahan lain seperti mengurangi atau berhenti merokok juga dapat dilakukan untuk melakukan pencegahan radang paru-paru, karena dengan berhenti merokok bukan hanya saja dapat mengurangi kerusakan paru-paru melainkan adalah disebabkan asap roko yang banyak memperburuk daya tahan tubuh.

Pelalaian Vaksin pneumococcal boleh diberikan untuk orang yang mengalami streptococcus pneumonia. Bagi penderita yng sudah berusia 65 tahun ke atas dan juga bagi penderita yang mengidap emfisima, kencing manis, kegagalan hepar dan juga bagi mereka yang limpanya sudah dibuang, pelalaian yang diberikan terhadap streptococcus adalah yang sangat baik, sebaiknya pelalaian diberikan lima tahun sekali.

Penyebab Radang Paru-paru

Radang paru-paru atau pneumonia seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa penyebab radang paru-paru adalah infeksi dari virus atau bakteri dan jarang ditemukan radang paru-paru yang disebabkan oleh parasit dan fungi. Walaupun terdapat galur yang lebih dari 100 galur gen infeksi yang sudah teridentifikasi, akan tetapi hanya beberapa gen galur yang bertanggung jawa atas matoritas kasus yang sudah ada.

Infeksi bersamaan dengan virus beserta dengan bakteri yang muncul sebanyak 45 persen infeksi terjadi pada anak-anak dan pada infeksi pada orang dewasa sekitar 15 persen. Agen penyebabnya kemungkinan tidak dapat diisolasikan pada sekitar setengah kasusu yang sudah ada walaupun dilakukan dengan pengujian secara cermat yang sudah dilakukan.

Istilah pnuemonia atau radang paru-paru terkadang digunakan secara lebih luas lagi terhadap berbagai kondisi medis lainnya yang biasanya disebabkan oleh inflamasi paru-paru , namun dengan demikian, inflamasi ini lebih tepatnya disebut dengan pnuemonitis.

Faktor Resiko dan Kondisi yang Dapat Mempengaruhi Penyakit Radang Paru-paru

  1. Merokok, orang-orang yang sering mengkonsumsi alkohol dan imunodefisiensi.
  2. Penyakit obstruktif paru kronis.
  3. Penyakit ginjal kronis dan penyakit hati.
  4. Orang-orang yang menggunakan obat-obatan yang bersifat menekan asam seperti dengan penghambat pompa proton atau penyekat H2 yang dikaitkan dengan peningkatan resiko pneumonia atau radang paru-paru.
  5. Orang-orang yang sudah memasuki usia lanjut juga akan berpengaruh pada pneumonia.
  6. Dan faktor lain adalah faktor keturunan yang juga mempunyai riwayat meding radang paru-paru tersebut juga.

Itulah penjelasan tentang penyakit radang paru-paru, penyebab radang paru-paru dan gejala yang sering dialami oleh penderita penyakit radang paru-paru, semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang sedang mengalami penyakit ini.

Cara Pemesanan Buah Merah Untuk Penyakit Paru-paru, Membantu Mengobati Penyakit Paru-paru, Flek Paru-paru, Paru-paru Basah, Radang Paru-paru dan Penyakit Lainnya

Harga Obat Paru-Paru Minyak Buah Merah Kemasan Botol isi 130 ml = Rp.225.000,-/botol

Cara Pemesanan:

Order melalui SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan: Pesan Buah Merah Obat Paru-paru, Jumlahnya, Nama Anda dan Alamat Kirim Anda Lengkap